8 Jenis Kayu Untuk Furniture Rumah – ckclub.org
8 Jenis Kayu Untuk Furniture Rumah
Jenis kayu untuk furniture saat ini sudah cukup banyak jenisnya yang dipakai para pengrajin. Masing-masing punya mutu dan pemakaian yang berbeda. Ada jenis kayu yang sangat kuat sehingga lebih banyak dipakai untuk meja dan kursi, selanjutnya ada pula jenis dengan serat kayu yang indah sehingga cenderung dipakai sebagai elemen dekorasi ruang.
Renovasi dapur sesungguhnya butuh cukup banyak furniture. Namun, dari segi ketahanan biasanya kayu dapat dicermati dari jenis-jenisnya. Ada juga desain dapur yang mengikuti tren desain industrial. Jika selera Anda lebih kepada kayu dan suatu hal yang antik, mari simak selengkapnya di sini!
1. Kayu Jati
Jati juga salah satu jenis kayu solid yang sering diolah menjadi furniture yang paling banyak digunakan. Tentunya hal ini bukan tanpa alasan. Kayu jati memiliki kandungan minyak yang membuatnya tahan air dan selalu bersinar dan tampak bersih. Selain itu, kayu jati juga termasuk ke dalam golongan kayu keras yang membuatnya tahan lama.
Karakteristik kayu jati antara lain adalah tidak mudah lapuk, tahan benturan, tahan rayap, tahan bakteri, serat kayu tebal, dan berwarna cokelat kemerahan. Kayu premium asal hutan tropis Asia Tenggara ini banyak dipakai untuk produk interior maupun eksterior seperti meja dan kursi.
2. Kayu Mahoni
Jenis kayu mahoni juga sering dipakai untuk membuat furniture interior maupun eksterior. Ciri kayu mahoni adalah serat dan pori-porinya halus, serta berwarna merah kecokelatan. Jika dijadikan meja, maka serat-serat mahoni akan terlihat jelas dan hal ini meningkatkan keindahannya. Tidak heran kalau harga kayu mahoni yang sudah dijadikan furniture relatif lebih tinggi daripada mahoni gelondongan.
3. Kayu Pinus
Kayu pinus adalah kayu keras yang juga sering diolah menjadi furniture. Walaupun tergolong sebagai kayu solid, kayu pinus memiliki karakteristik lunak, warna cerah, dan seratnya halus. Jenis bahan ini sangat diminati untuk dijadikan bahan baku produk mebel. Selain karena mudah didapatkan dan persediaannya melimpah, harga kayu pinus pun sangat terjangkau. Itulah mengapa banyak pengrajin memilih pinus sebagai bahan furniture. Namun, kekurangan kayu pinus ini adalah mudah terserang jamur.
4. Kayu Cedar
Kayu cedar atau yang lebih sering dikenal sebagai aras banyak tumbuh dan ditemukan di kawasan Himalaya atau Mediterania. Ciri kayu ini ketika sudah dijadikan furniture rumah adalah tahan terhadap dingin, dapat menyerap kelembapan dan bau, tahan terhadap serangga maupun rayap, dan tidak mudah membusuk. Karena kelembapan kayu cedar yang cukup baik untuk furniture, maka kayu ini sering dipakai untuk bahan lemari sepatu dan pakaian.
5. Kayu Ramin
Ramin adalah jenis kayu untuk furniture yang banyak tumbuh di daerah Pulau Kalimantan dan Sumatera. Tidak hanya dijadikan bahan furniture, kayu ramin juga sering digunakan sebagai bahan pembuat bingkai, veneer, dan moulding. Karakteristik ramin antara lain adalah warna kekuningan cerah, mudah dibentuk saat proses pengerjaan furniture, serta teksturnya cenderung rata dan halus.
6. Kayu Oak
Kalau Anda menginginkan furniture dengan bahan kayu yang cukup kuat, maka tidak hanya jati, kayu oak adalah pilihan terbaik. Karakteristik oak adalah garis-garis seratnya yang indah, kayunya keras dan kuat, tahan lama, serta akan semakin mengkilap indah dengan teknik pengecatan yang tepat. Sangat cocok apabila dijadikan meja, lemari, hingga lantai kayu.
7. Kayu Merbau
Kayu merbau memiliki kualitas sangat tinggi. Di daerah asalnya, yakni Papua dan Maluku, merbau dikenal sebagai kayu besi. Karakteristik kayu merbau meliputi warna kuning kecokelatan, bertekstur kasar dan merata, awet, tahan terhadap pelapukan, dan tahan terhadap serangan rayap. Kayu merbau tidak hanya menjadi bahan furniture, juga sering dipakai sebagai lantai kayu.
8. Kayu Sungkai
Terakhir, Anda dapat menggunakan kayu sungkai untuk diolah menjadi furniture di rumah Anda. Kayu ini memiliki warna cokelat muda dan bagian sampingnya memiliki warna yang terang. Kayu sungkai cocok diolah menjadi furniture karena memiliki serat-serat kayu yang dapat menjadi tekstur yang menarik.
Selain itu, kayu sungkai merupakan kayu keras atau solid yang lebih mudah dibandingkan kayu jati atau mahoni. Selain murah, kayu sungkai juga sangat mudah diolah dalam proses pembuatan furniture.
Itulah jenis-jenis kayu untuk furniture rumah Anda. Pilihan kayu sebagai bahan furniture tengah menjadi tren, apalagi untuk Anda yang mencari kesan minimalis di rumah. Untuk dapat membangun kesan yang tepat, pastikan Anda memilih jenis kayu yang memiliki karakteristik sesuai.
